Posts

FITOKIMIA - FENOLIK

Fenolik tersebar luas di dunia tumbuhan dan merupakan metabolit sekunder tumbuhan yang paling melimpah.  Polifenol tanaman semakin menarik perhatian karena sifat antioksidannya yang kuat dan efeknya yang nyata dalam pencegahan berbagai penyakit terkait stres oksidatif seperti kanker.    Beberapa senyawa fenolik bekerja sama dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) untuk menghambat aktivitas mediator proinflamasi atau ekspresi gen, termasuk siklooksigenase (COX).  Senyawa fenolik juga menunjukkan sifat anti-inflamasi untuk mengobati penyakit kulit, rheumatoid arthritis, dan penyakit radang usus.  Ekstrak tumbuhan dan senyawa fenolik memberikan efek perlindungan terhadap stres oksidatif dan peradangan yang disebabkan oleh partikel di udara,  selain serangkaian aktivitas anti-inflamasi, antikanker, anti-penuaan, antibakteri, dan antivirus. Berikut penjelasan tentang Fenolik beserta uji fenolik : https://www.youtube.com/watch?v=ioCTBmGPA5E video penjelasan ...